Short Story
Saat ibumu memanggilmu dari arah dapur, dan saat kau menuruni tangga. Dari arah kamar ibumu kau mendengar suara ibumu yang mengatakan "Jangan kesana nak, ibu juga mendengarnya."
Lalu kau kembali lagi kekamarmu. Berbaring dikasur sambil menutup seluruh tubuhmy dengan selimut. Dan saat kau hendak memejamkan matamu, kau teringat sesuatu.
IBUMU TELAH MENINGGAL BEBERAPA TAHUN YANG LALU.
****
Saat kau berjalan sendiri ditempat yang sepi dan cukup membuatmu takut. Kau mencoba mengusir perasaan itu dengan memakai earphone dan saat itu lagu yang kau dengarkan adalah lagu lingsir wengi.
Kau tambah ketakutan.
Apalagi kau sadar.
SAAT ITU KAU BELUM MEMILIH LAGU SAMA SEKALI DARI HANDPHONEMU.
Saat ibumu memanggilmu dari arah dapur, dan saat kau menuruni tangga. Dari arah kamar ibumu kau mendengar suara ibumu yang mengatakan "Jangan kesana nak, ibu juga mendengarnya."
Lalu kau kembali lagi kekamarmu. Berbaring dikasur sambil menutup seluruh tubuhmy dengan selimut. Dan saat kau hendak memejamkan matamu, kau teringat sesuatu.
IBUMU TELAH MENINGGAL BEBERAPA TAHUN YANG LALU.
****
Saat kau berjalan sendiri ditempat yang sepi dan cukup membuatmu takut. Kau mencoba mengusir perasaan itu dengan memakai earphone dan saat itu lagu yang kau dengarkan adalah lagu lingsir wengi.
Kau tambah ketakutan.
Apalagi kau sadar.
SAAT ITU KAU BELUM MEMILIH LAGU SAMA SEKALI DARI HANDPHONEMU.







0 comments:
Post a Comment