Author: Sad Anonim.
Aku ingat betul mobil itu telah memakan korban sebanyak 3 orang. Dan semuanya adalah kolektor barang antik, karena mobil itu adalah mobil tahun 80an. Entah kenapa setiap pemilik selalu mati dengan keadaan seperti tersentrum. Polisi kebingungan dengan kejadian-kejadian yang menewaskan mereka. Tak ada tanda penyerangan dan kerusakkan pada mobil, semua aman dan lancar.
Aku ingat betul mobil itu telah memakan korban sebanyak 3 orang. Dan semuanya adalah kolektor barang antik, karena mobil itu adalah mobil tahun 80an. Entah kenapa setiap pemilik selalu mati dengan keadaan seperti tersentrum. Polisi kebingungan dengan kejadian-kejadian yang menewaskan mereka. Tak ada tanda penyerangan dan kerusakkan pada mobil, semua aman dan lancar.
Kami pihak showroom yang menjual mobil itu terpaksa menariknya lagi.
Dan mengganti cat dari mobil itu agar bisa dijual dengan harga yang
tinggi. Aku bekerja sebagai montir dishowroom itu. Entah kenapa aku
merasa tak nyaman dengan mobil ini, seperti ada sesuatu yang berbahaya
dalam mobil ini.
Tapi percuma saja jika aku memberitahukan hal ini pada pemilik showroom ini. Orang gendut yang kikir itu tak akan mau tau, yang terpenting ia mendapatkan uang untuk bermain wanita seperti biasa yang ia lakukan saat showroom ini tutup.
Iseng, aku membuat mobil itu menyerupai mobil antik milik atasanku itu. Kebetulan tipe mobil miliknya sama dengan mobil ini. Aku hanya perlu mengganti interior dan warna cat mobil ini menjadi hitam dan gold. Aku sengaja mengambil kunci mobil atasanku yang ia letakkan di saku jasnya, aku tak perlu takut ketahuan. Karena ruangan tempat dia menaruh jasnya adalah ruangan yang tak memiliki cctv. Aku lalu membuat kunci mobil itu sama persis dengan kunci mobil milik atasanku.
Dan saat hari menjelang malam, aku melihat dia menaiki mobil itu. Dia mengatakan padaku hendak pergi kepuncak untuk berkumpul dengan teman-temannya disebuah villa untuk pesta seks. Aku hanya tersenyum tipis mendengar tujuan hinanya itu. Dan aku membawa mobil antik miliknya yang asli kedalam showroom. Setelah itu aku pulang kerumahku untuk beristirahat.
***
Keesokkan paginya, kebetulan hari ini hari libur, aku hanya bermalas-malasan didepan tv. Dan saat aku tak sengaja melihat siaran berita. Aku melihat mobil yang tak asing.
Itu adalah mobil atasanku. Disana aku melihat polisi mengeluarkan tubuh atasanku yang sudah terbujur kaku. Kondisinya sama persis dengan 3 orang yang mati oleh mobil itu. Aku tersenyum puas saat melihat hal itu.
Dengan cepat aku berdiri dan berlari menuju kamarku. Disana aku membuka laci meja kerjaku dan mengeluarkan sebuah surat palsu yang kubuat dengan bantuan salah seorang pejabat pemerintah dikota ini.
Surat ini adalah surat harta kepemilikkan dari showroom dan semua kekayaan atasanku yang adalah seorang tanpa keluarga. Aku tertawa puas dengan mobil antik itu.
Mobil bekas milik ayahku yang kusetting jika dalam kondisi mesin yang panas akan membuat konsleting dengan tegangan yang tak membuat mobil itu terbakar tapi cukup untuk membunuh manusia saat sang pengemudi menekan klakson mobil. Dan sekarang aku akan memodifikasi mobil itu lagi. Dan akan mencari mangsa yang lebih kaya dari mereka ber empat.
HAHAHAHAHAHA.
Tapi percuma saja jika aku memberitahukan hal ini pada pemilik showroom ini. Orang gendut yang kikir itu tak akan mau tau, yang terpenting ia mendapatkan uang untuk bermain wanita seperti biasa yang ia lakukan saat showroom ini tutup.
Iseng, aku membuat mobil itu menyerupai mobil antik milik atasanku itu. Kebetulan tipe mobil miliknya sama dengan mobil ini. Aku hanya perlu mengganti interior dan warna cat mobil ini menjadi hitam dan gold. Aku sengaja mengambil kunci mobil atasanku yang ia letakkan di saku jasnya, aku tak perlu takut ketahuan. Karena ruangan tempat dia menaruh jasnya adalah ruangan yang tak memiliki cctv. Aku lalu membuat kunci mobil itu sama persis dengan kunci mobil milik atasanku.
Dan saat hari menjelang malam, aku melihat dia menaiki mobil itu. Dia mengatakan padaku hendak pergi kepuncak untuk berkumpul dengan teman-temannya disebuah villa untuk pesta seks. Aku hanya tersenyum tipis mendengar tujuan hinanya itu. Dan aku membawa mobil antik miliknya yang asli kedalam showroom. Setelah itu aku pulang kerumahku untuk beristirahat.
***
Keesokkan paginya, kebetulan hari ini hari libur, aku hanya bermalas-malasan didepan tv. Dan saat aku tak sengaja melihat siaran berita. Aku melihat mobil yang tak asing.
Itu adalah mobil atasanku. Disana aku melihat polisi mengeluarkan tubuh atasanku yang sudah terbujur kaku. Kondisinya sama persis dengan 3 orang yang mati oleh mobil itu. Aku tersenyum puas saat melihat hal itu.
Dengan cepat aku berdiri dan berlari menuju kamarku. Disana aku membuka laci meja kerjaku dan mengeluarkan sebuah surat palsu yang kubuat dengan bantuan salah seorang pejabat pemerintah dikota ini.
Surat ini adalah surat harta kepemilikkan dari showroom dan semua kekayaan atasanku yang adalah seorang tanpa keluarga. Aku tertawa puas dengan mobil antik itu.
Mobil bekas milik ayahku yang kusetting jika dalam kondisi mesin yang panas akan membuat konsleting dengan tegangan yang tak membuat mobil itu terbakar tapi cukup untuk membunuh manusia saat sang pengemudi menekan klakson mobil. Dan sekarang aku akan memodifikasi mobil itu lagi. Dan akan mencari mangsa yang lebih kaya dari mereka ber empat.
HAHAHAHAHAHA.







0 comments:
Post a Comment