Author: Sad Anonim
Hari ini adalah hari dimana film yang kami tunggu-tunggu akan tayang. Sebuah film yang diadaptasi dari urban legend dari sebuah negara yang aku lupa judulnya.
Ya, aku dan temanku adalah seorang penggemar hal-hal yang berbau horror dan supranatural.
"Hey Jill, apa kita jadi malam ini?" tanyaku.
"Aduhh!! aku lupa Sam, aku tak bisa menonton bersama mu hari ini. Tugasku terlalu banyak," ucap Jill.
"Ah kau ini bagaimana?" tanyaku.
"Maafkan aku, tapi bisakah kau rekamkan untukku? ini bawalah," ucapnya sambil memberikan sebuah handycam padaku. Lalu sebuah idepun muncul dalam otakku.
Aku pastikan Jill akan bisa menonton film itu bersamaku malam ini.
***
Yah, akhirnya aku duduk disini bersama Jill. Dia pasti senang bisa menonton film ini bersamaku, film yang bagus dan sangat menakutkan.
Bagaimana tidak? banyak orang yang berteriak ketakutan, bahkan saat film ini baru berjalan beberapa menit. Tapi anehnya, saat wanita yang ada disampingku melihat kearahku.
Dia berteriak histeris, dia seperti melihat hantu saja. Semua pengunjungpun menghampiri wanita itu karena ia tak berhenti berteriak, tak berapa lama semua orang pergi dari ruangan bioskop ini.
Aku heran! Padahal aku hanya membawa mata Jill disebuah toples dan aku letakkan di lengan kananku agar ia bisa melihat film ini juga bersamaku.
Hari ini adalah hari dimana film yang kami tunggu-tunggu akan tayang. Sebuah film yang diadaptasi dari urban legend dari sebuah negara yang aku lupa judulnya.
Ya, aku dan temanku adalah seorang penggemar hal-hal yang berbau horror dan supranatural.
"Hey Jill, apa kita jadi malam ini?" tanyaku.
"Aduhh!! aku lupa Sam, aku tak bisa menonton bersama mu hari ini. Tugasku terlalu banyak," ucap Jill.
"Ah kau ini bagaimana?" tanyaku.
"Maafkan aku, tapi bisakah kau rekamkan untukku? ini bawalah," ucapnya sambil memberikan sebuah handycam padaku. Lalu sebuah idepun muncul dalam otakku.
Aku pastikan Jill akan bisa menonton film itu bersamaku malam ini.
***
Yah, akhirnya aku duduk disini bersama Jill. Dia pasti senang bisa menonton film ini bersamaku, film yang bagus dan sangat menakutkan.
Bagaimana tidak? banyak orang yang berteriak ketakutan, bahkan saat film ini baru berjalan beberapa menit. Tapi anehnya, saat wanita yang ada disampingku melihat kearahku.
Dia berteriak histeris, dia seperti melihat hantu saja. Semua pengunjungpun menghampiri wanita itu karena ia tak berhenti berteriak, tak berapa lama semua orang pergi dari ruangan bioskop ini.
Aku heran! Padahal aku hanya membawa mata Jill disebuah toples dan aku letakkan di lengan kananku agar ia bisa melihat film ini juga bersamaku.







0 comments:
Post a Comment